Tips Mengamankan ATM
Dec 24
Mengamankan ATM (automatic teller machine/anjungan tunai mandiri) dari pembobolan, kini semakin dibutuhkan. Pasalnya, akhir-akhir ini kejahatan pencurian uang nasabah melalui ATM semakin sering terjadi. Untuk mengamankan ATM dari pembobolan, kita terlebih dahulu harus mengetahui modus kejahatan tersebut. Setelah mengetahui modusnya, langkah-langkah mengamankan ATM dapat kita lakukan.
Kejahatan ini dapat terjadi melalui dua langkah. Pertama, pengkopian atau penggandaan kartu ATM. Kedua, “pencurian” nomor PIN (personal identification number). Pengkopian kartu ATM dilakukan dengan merekam data pada kartu ATM nasabah.
Alat untuk merekam data ini bernama skimmer, yang dipasang oleh pelaku pada mulut mesin ATM. Setelah data terekam, pelaku tinggal menduplikasi data tersebut pada kartu ATM palsu yang dibuatnya. Untuk mengamankan ATM dari modus ini yang harus dilakukan:
- Pergunakanlah mesin ATM yang memiliki alat anti skimmer. Anti skimmer yang dipasang pihak bank ini berbentuk seperti penjepit kartu. Gunanya untuk mencegah dipasangnya skimmer pada mesin ATM.
- Biasakanlah bertransaksi pada satu mesin ATM sehingga jika terjadi keganjilan pada mesin ATM tersebut, bisa kita kenali.
- Anda juga bisa mengamankan ATM Anda dengan selalu mempergunakan mesin ATM yang dijaga petugas keamanan atau yang terpasang di area bank.
Sementara itu, untuk mengamankan ATM dari “pencurian” nomor PIN bisa dilakukan dengan:
- Jangan pernah beri tahukan nomor PIN pada siapa pun, termasuk pada orang-orang terdekat Anda.
- Musnahkan segera berkas nomor PIN yang pertama kali Anda dapat dari pihak bank, misalnya dengan membakarnya.
- Jangan membuat nomor PIN dengan nomor-nomor yang bisa diketahui orang banyak. Misalnya, nomor polisi kendaraan Anda, tanggal lahir Anda, nomor rumah, telepon, dan sebagainya.
- Jangan membuat nomor PIN dengan angka yang berurutan, misalnya 123456, atau pengulangan satu angka, misalnya 444444.
- Jangan mencatat nomor PIN pada kartu ATM, dompet, lembaran kertas, dan sejenisnya yang mudah diketahui orang.
- Ganti nomor PIN secara berkala dengan nomor unik yang sulit ditebak.
- “Pencurian” nomor PIN bisa juga dilakukan dengan kamera tersembunyi (hidden camera) yang dipasang di sekitar mesin ATM. Ukuran kamera ini sangat kecil sehingga tak gampang terlihat. Untuk mengamankan ATM dari kamera mikro ini, Anda bisa melakukan:
- Tutup tangan Anda ketika mengetik nomor PIN pada keyboard mesin ATM. Hal ini bisa dilakukan dengan tangan Anda yang sebelah, dengan tubuh Anda, dengan buku, atau apa saja yang bisa Anda bawa masuk ke mesin ATM.
- Buatlah “gerakan menekan keyboard yang menipu”. Maksudnya, Anda berpura-pura menekan angka tertentu saat Anda memencet keyboard, padahal angka itu tidak Anda tekan, tapi Anda lewatkan. Yang sebenarnya Anda tekan adalah nomor PIN Anda yang dilongkapi/diselingi dengan angka yang pura-pura Anda tekan tadi. Ini untuk mengecoh seandainya pada sekitar mesin ATM terpasang kamera tersembunyi.
- Jika kartu macet atau tertelan mesin ATM, jangan ditinggalkan begitu saja. Langsung hubungi petugas keamanan yang ada di situ. Jangan telepon nomor yang tidak jelas, misalnya nomor telepon yang tertulis pada stiker di mesin ATM, karena bisa jadi itu nomor telepon penipu yang akan meminta nomor PIN Anda. Hubungi hanya nomor telepon resmi dari bank yang bersangkutan. Jika ada orang yang tak dikenal ingin membantu, jangan gampang percaya.


DuniaArtikel.com merupakan kumpulan contoh artikel unik dan menarik, sebuah wadah untuk menyalurkan hobby menulis Anda. Salurkan tulisan Anda agar dapat dilihat oleh jutaan pembaca di dunia maya. Submit artikel Anda di Dunia Artikel dan dapatkan promosi serta backlink gratis.